RSS Subscription

Subscribe via RSS reader:
Subscribe via Email Address:
 

Sunday, February 19, 2012

Cuma Real Madrid-Barcelona dan Cristiano Ronaldo-Lionel Messi

Cuma Real Madrid-Barcelona dan Cristiano Ronaldo-Lionel Messi . Jakarta – Liga Spanyol sudah melewati 23 pekan dan kisah yang dominan adalah “dunia cuma milik Real Madrid dan Barcelona, juga Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi”.

Sepenggal episode bahwa Levante pernah berada di puncak klasemen itu sudah lama berlalu. Mereka sekarang bahkan mulai sibuk untuk menentukan apakah bisa mengikuti kompetisi Liga Europa musim depan, karena posisinya saat ini di anak tangga ketujuh.

Valencia, yang selalu menjadi kuda hitam dalam rivalitas abadi Madrid-Barca pada faktanya memang masih saja jadi dark horse. Mereka ada di peringkat ketiga, tapi jaraknya dengan Barca tetaplah jauh: 11 angka.

El Che juga selalu kalah dari dua tim top itu. Mereka menyerah 2-3 di Mestalla dari Madrid, lalu kalah telak 1-5 dari El Barca dinihari tadi, Senin (20/2/2012).

Pernah pula ada cerita optimisme tentang Malaga, ketika mereka membeli pemain-pemain top seperti Ruud van Nistelrooy, Jeremy Toulalan, Martin Demichelis, dan Joris Mathijsen, plus pelatih Manuel Pellegrini. Nyatana, mereka saat ini cuma ada di peringkat kesembilan.

Maka La Liga masih dikuasai Los Blancos dan Los Cules, terlepas dari fakta pula bahwa Madrid cukup jauh meninggalkan musuh besarnya itu dengan 10 angka. Tapi orang akan masih menunggu siapa di antara mereka yang di akhir musim akan mengangkat piala, bukan Valencia, Levante atau Malaga, atau yang lain.

Dominasi Madrid-Barca seiring sejalan dengan dominasi dua penyerang terbaiknya. Terjadi lagi kompetisi individu di antara Ronaldo dan Messi, seperti yang sudah terjadi sejak dua musim lalu.

Dari pekan ke pekan hampir selalu ada nama mereka di papan skor. Terkadang pertanyaannya bukan lagi, apakah mereka mencetak gol, tapi berapa gol yang akan mereka buat di minggu ini?

Kedua pemain ini terlalu superior di liga ini. Mereka bisa menciptakan gol lebih banyak dari jumlah pertandingan yang mereka mainkan. Ronaldo sudah mengemas 28 gol dari 23 laga, Messi sudah 27.

Mereka jauh di atas pemain produktif lain seperti Radamel Falcao (Atletico Madrid) dan Gonzalo Higuain (Madrid), yang sama-sama mengutip 14 gol, atau juga Karim Benzema (Real Madrid) yang baru menghasilkan 13 gol.

Dengan produktivitas seperti itu, Ronaldo dan Messi hampir dipastikan bakal menjadi kandidat kuat lagi dalam perebutan trofi Sepatu Emas Eropa, yang musim lalu dimenangi Ronaldo.

Adapun untuk tim mereka, Madrid dan Barca, persaingan “pribadi”masih akan terjadi pada 22 April. Di tanggal itu El Clasico terjadi lagi di Nou Camp.

Siapa pemenang rivalitas itu di akhir musim?

Vidic Sembuh Pertahanan Manchester United Semakin Kuat

Vidic Sembuh Pertahanan Manchester United Semakin Kuat . Kapten Manchester United, Nemanja Vidic, kabarnya pulih lebih cepat dari cedera lutut yang dideritanya dan bisa bermain sebelum musim ini usai.

Vidic mengalami kerusakan ligamen yang cukup serius saat Manchester United dikalahkan Basel pada laga Liga Champions Desember lalu. Naik ke meja operasi mau tidak mau dijalani pemain asal Serbia itu.

Vidic diprediksi harus absen selama 12 bulan, namun menurut Daily Mail pemulihan berjalan lebih cepat dan mulai mampu bertumpu pada lututnya meski masih dalam proses rehabilitasi.

“Semuanya berjalan baik. Semua berjalan ke jalur yang seharusnya. Saya memiliki motivasi untuk bekerja dengan keras dan saya ingin kembali bermain secepat mungkin,” ujar Vidic.

Pemain berusia 30 tahun itu kemungkinan bisa bermain pada pekan terakhir Liga Primer Inggris, atau mungkin bisa diturunkan pada derbu Manchester melawan City pada 28 April.

Stuart Pearce Bingung Ingin Pilih Rio Ferdinand atau John Terry

Stuart Pearce Bingung Ingin Pilih Rio Ferdinand atau John Terry . Manajer sementara tim nasional Inggris, Stuart Pearce, bakal dipusingkan pada tugas perdananya menangani The Three Lions.

Pearce diharuskan memilih komposisi lini belakang yang tepat.

Pada akhir Februari nanti, Inggris akan melakoni laga ujicoba melawan Belanda di Stadion Wembley.

Sebelum pertandingan itu, Pearce harus memasukkan nama-nama pemain yang dipilih untuk masuk Inggris pada Kamis mendatang.

Pearce saat ini sedang mempertimbangkan apakah harus memanggil Rio Ferdinand dan John Terry secara bersama-sama atau tidak. Biasanya, duet lini belakang Inggris dihuni kedua pemain tersebut bila dua-duanya fit bermain.

Seperti yang diberitakan Daily Mail , kisruh yang terjadi antara Terry dengan Anton Ferdinand, bisa mengurangi keharmonisan tim. Pasalnya, kakak kandung Anton, yakni Rio merupakan penghuni inti timnas Inggris bersama Terry.

Namun sepertinya, Pearce akan lebih memilih Rio ketimbang Terry. Sebab, Rio saat ini sedang dalam performa apik bersama Manchester United. Lain halnya, Terry yang dalam empat pertandingan terakhir Chelsea tidak bisa bermain karena cedera.

Anak Berusia 9 Tahun Diundang Ke Markas Latihan Inter Milan

Anak Berusia 9 Tahun Diundang Ke Markas Latihan Inter Milan . Seorang anak kecil berusia sembilan tahun bernama Filippo diundang ke markas latihan Inter Milan setelah dia membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Bisakah Inter Milan menang? Kalau tidak, teman-teman kelas saya akan mem-bully saya di sekolah. Terima kasih. Filippo’.

Aksi Filippo tersebut tentu mengundang perhatian dari manajemen Inter, untuk mengobati kekecewaan karena tim kesayangannya kembali menelan kekalahan saat menjamu Bologna, manajemen memutuskan untuk mengundangnya ke markas latihan Inter besok waktu setempat.

Diwawancara Telelombradia, Filippo tampak memahami betul apa yang telah dilakukannya tersebut. Ia menegaskan akan tetap membela Inter meskipun saat ini kondisi tim sedang terpuruk, namun ia berharap itu terakhir kali dia melakukan hal tersebut.

“Saya tidak akan mengubah tim kesayangan, saya akan tetap menjadi fans Inter. Ketika kami memenangkan Treble Winners, saya yang mengejek teman-teman, sekarang saya dapat berjalan dengan kepala tegak. Saya harap spanduk saat menghadapi Bologna tersebut adalah yang terakhir kali saya pegang,” ujarnya.

Sementara itu Inter, yang sedang berada dalam masa-masa sulit, merasa tersentuh dengan sikap fans muda mereka tersebut sehingga dia diundang ke La Pinetina. Kehadiran Filippo diharapkan dapat mencerahkan atmosfer di skuad Inter setelah mengalami beberapa hasil buruk.

Filippo akan ditemani oleh orang tuanya dan saudarinya saat bertemu dengan pahlawan-pahlawannya, yang kemungkinan akan meminta maaf karena dia menjadi bahan ejekan oleh teman-temannya karena hasil buruk yang dialami Inter pada beberapa pertandingan terakhir.

Akibat Gol Bunuh Diri Atletico Madrid ke Zona Eropa

Akibat Gol Bunuh Diri Atletico Madrid ke Zona Eropa . Lebih banyak menyerang, Atletico Madrid gagal menundukkan Sporting Gijon pada lanjutan Liga BBVA, Minggu (19/2/2012). Beruntung, Atletico mendapat gol bunuh diri sehingga selamat dari kekalahan. Pertandingan pun berakhir 1-1.

Hasil ini membuat Atletico sementara menembus zona Eropa. Atletico kini berada ke-6 dengan nilai 32. Mereka berhasil menggeser Levante. Meski nilai kedua tim sama, tetapi Atletico unggul head to head.

Sementara itu, Athletic Bilbao makin mapan di zona Liga Champions, setelah sukses menghajar Malaga 3-0. Hebatnya, tiga gol itu terjadi dalam tiga menit. Fernando Amorebieta mengawali gol Bilbao pada menit ke-58, disusul gol Mikel San Jose menit ke-60, dan gol Gaizka Toquero menit ke-61.

Meski bertindak sebagai tamu, Atletico terus menyerang sejak awal. Sebab, kemenangan akan membawa mereka ke zona Eropa.

Namun, pertahanan Sporting Gijon sangat rapi. Meski melakukan 16 percobaan mencetak gol, tetapi tak ada satu pun yang menembus gawang Gijon. Padahal, 9 percobaan di antaranya mengarah ke gawang.

Namun, serangan itu membuat Gijon melakukan bunuh diri pada menit ke-20. Berawal dari umpan Falcao, Adrian yang menerimanya langsung menendangnya ke gawang. Bola coba dihalau Roberto Canella, tetapi malah masuk ke gawang sendiri.

Unggul 1-0, Atletico mencoba terus menyerang. Lagi-lagi, usaha mereka mampu dipatahkan pertahanan Gijon. Bahkan, pada menit ke-37, Atletico kebobolan. Sebastian Egurer berhasil memotong umpan Albert Botia dengan kaki kirinya. Bola meluncur ke pojok kiri gawang Atletico, gagal dihalau kiper Thibaut Courtois.

Di babak kedua, saling serang terjadi. Atletico sedikit lebih dominan. Meski begitu, tak ada gol yang terjadi dan pertandingan pun berakhir 1-1.

Susunan Pemain


Sporting Gijon:
1-Juan Pablo Colinas; 12-Arnolin Gregory, 2-Alberto Botia, 15-Roberto Canella, 26-Pedro Orfila, 3-Andre Castro (5-Alberto Rivera 66), 8-Sebastián Eguren, 18-Adrian Colunga, 6-Gonzalez Carmelo (24-Oscar Trejo 63), 23-David Barral (9-Mate Bilic 79), 20-Miguel de las Cuevas

Atletico: 13-Thibaut Courtois; 2-Diego Godin, 23-Miranda, 6-Filipe Kasmirski, 20-Francisco Juanfran, 14-Gabi, 4-Mario Suárez, 19-Koke (8-Eduardo Salvio 55), 7-Adrian (21-Luis Perea 81), 9-Falcao, 22-Diego (15-Pizzi 62)

Friday, February 17, 2012

Modal Bagus Untuk Napoli Sebelum Bertanding Melawan Chelsea

Modal Bagus Untuk Napoli Sebelum Bertanding Melawan Chelsea. Florence - Setelah menang besar atas Fiorentina, Napoli tak bisa lama-lama bersantai. Mereka sudah ditunggu duel penting lainnya pada tengah pekan depan, yakni melawan Chelsea di Liga Champions.

Napoli tampil meyakinkan saat dijamu Fiorentina di Artemio Franchi, Sabtu (18/2/2012) dinihari WIB. Dua gol Edinson Cavani dan satu gol Ezequiel Lavezzi membantu mereka menghancurkan La Viola 3-0.

Kemenangan ini bukan cuma mengangkat posisi Partenopei di klasemen sementara Seri A, tapi juga jadi suntikan moral berharga jelang duel penting kontra Chelsea di babak 16 besar Liga Champions, Rabu (22/2/2012) dinihari WIB mendatang.

"Saya pikir ini meningkatkan antusiasme kami untuk menghadapi pertandingan melawan Chelsea karena sepakbola sangat bergantung pada antusiasme," cetus Direktur Umum Napoli, Riccardo Bigon, di Football Italia.

"Kami merasakan emosi di awal, tapi saya pikir mulai sekarang Napoli sudah terbiasa di Liga Champions," katanya.

Inter Milan Kalah 0-3, Ranieri Minta Maaf

Inter Milan Kalah 0-3, Ranieri Minta Maaf . Milan - Di kandangnya sendiri, Inter Milan secara mengejutkan kalah 0-3 atas Bologna. Mengecewakan Interisti dan Presiden Massimo Moratti, permintaan maaf diajukan Claudio Ranieri.

Untuk kali keempat dalam lima pertandingan terakhir di Seri A, Inter menelan kekalahan. Setelah sebelumnya tunduk Lecce, AS Roma, Novara serta imbang dengan Palermo, dinihari tadi Nerazzurri dipermalukan Bologna 0-3.

Kekalahan ini membuat Inter makin sulit mengejar AC Milan dan Juventus yang masih bersaing di posisi teratas. Hasil 0-3 tersebut juga membuat Javier Zanetti cs turun satu anak tangga ke urutan enam.

Fakta tersebut jelas mengecewakan Interisti, yang optimismenya sempat hidup setelah timnya meraih serangkaian kemenangan beberapa pekan lalu. Juga merasa kecewa dengan hasil tersebut adalah Moratti, yang meninggalkan kursinya di tribun penonton saat turun minum, dalam posisi Inter tertinggal 0-2.

"Kita semua melihat, kami tidak menyerah dan dan kini tengah menjalani periode yang sulit. Kami harus bertanggung jawab dan meminta maaf pada presiden dan fans. Mereka mencoba mendukung kami, dan gol ketiga secara alami memunculkan rasa frustrasi," sahut Ranieri usai pertandingan.

Yang sangat disesalkan Ranieri dari kekalahan tersebut adalah terciptanya dua gol cepat Bologna, di mana Marco Di Vaio dua kali menjebol gawang Julio Cesar di menit 37 dan 38.

"Dalam satu menit kami kebobolan dua kali setelah kami gagal memanfatkan peluang bagus yang kami punya. Yang bisa kami lakukan sekarang adalah tetap bersatu. Saya memprediksi pertandingan sulit dan menyadari ada tekanan di sana, tapi tidak (menduga) sampai pada level ini."

"Kami harus menganalisa situasinya, termasuk saat kami kemasukan gol pertama. Kami menemukan keseimbangan dan taktik bersama yang sungguh baik, tapi kami kalah dan sekarang harus mendiskusikan solusi terbaik," tuntas Ranieri di Football Italia.